WARTA 24 KALIMANTAN TENGAH

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Alhamdulilah... Bocah Penderita Marasmus Ikuti Pemulihan Gizi

Posted by On 00.53

Alhamdulilah... Bocah Penderita Marasmus Ikuti Pemulihan Gizi

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
30 DESEMBER SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 30 Desember 2017 15:02 Alhamdulillah...Bocah Penderita Marasmus Ikuti Pemulihan Gizi

Rujukan Dari RSUD Lamandau

MEMPRIHATINKAN: Pasien penderita marasmus saat menjalani perawatan di RSSI Pangkalan Bun.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN â€" Seorang bocah kecil yang sedang menderita Marasmus, yakni Yani (6) terlihat terbaring lemah dengan selang infus di tangan, di salah satu ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. Gambaran detak jantung anak ini nampak terlihat di vital sign monitor.

Diketahui, Marasmus merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi yang buruk paling sering ditemui pada balita. Penyebabnya antara lain karena masukan makanan yang kurang sehat, infeksi, pembawaan lahir, prematuritas, penyakit masa neonatus serta kesehatan lingkungan.

Ayah tiri korban, Antonius Ato (42) menyampaikan, awalnya kondisi bocah tersebut sehat dan normal seperti anak pada umumnya. Namun, setelah ia pin dah kerja di salah satu perusahaan di Buntok sebagai buruh, anaknya itu sering mengalami sakit-sakitan.

”Awalnya hanya diare saja, waktu diperiksa di sana tidak ada disebutkan penjelasan apa penyakitnya,” ujarnya saat dijumpai koran ini di rumah sakit, Jumat (29/12) kemarin.

Ato meneruskan, hingga saat ini selama korban dirawat di RSSI Pangkalan Bun pun, tidak mau makan, hanya minum air saja. Awal sakitnya tersebut sejak satu bulan yang lalu, yakni sering diare hingga badannya lemas dan hampir tidak ada dagingnya lagi.

”Sebelumnya hanya makan sedikit-sedikit saja, maka itu saya bawa ke sini. Kalau jaminannya saya tidak tahu, karena yang membawa pihak Pemkab Kabupaten Lamandau,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSSI Pangkalan Bun Ahkmad Faozan menuturkan, pada Kamis (28/12) lalu, pihaknya mendapat pasien rujukan dari RSUD Lamandau tersebut dan telah ditangani oleh dokter spesialis anak. Diagnosa sementara pasien tersebut mengidap penyaki t Marasmus.

”Sebenarnya pasien ini pernah masuk sini sekitar dua bulan lalu, kondisinya hampir sama dan dia pulang paksa, karena pengen pulang,” tambahnya.

Faozan menjelaskan, pasien tersebut ditanggung biayanya oleh pihak BPJS, karena mendiang ibunya terdaftar di BPJS Lamandau. Dan menurutnya, mengingat kasus ini bukan hanya masalah teknis dan medis, tetapi juga adalah masalah sosial.

”Apakah ditelantarkan atau tidak, mungkin juga karena faktor ekonomi, kita sampaikan ke Lamandau agar bisa dibantu proses selanjutnya,” tukas Faozan.

Ditambahkannya, terapi pertama untuk penanganan penderita Marasmus ini adalah perbaikan gizi dengan penanganan diare yang terus berlanjut. Kemudian meningkatkan gizi dengan terapi gizi selama dua minggu. Setelah itu baru proses penyembuhan penyakit yang telah diderita pasien. Pasalnya pasien saat ini, berat badannya hanya 7,4 kilogram, sedangkan anak usia 6 tahun normalnya memiliki berat badan minimal 20 kilogram.

”Marasmus itu adalah penyakit penyertanya, nanti kita cari indikasi lainnya yang menyebabkannya. Penyakit dalam juga harus kita teliti lebih lanjut,”tandas Faozan. (jok/gus)

loading...
BERITA TERKAIT
  • MANTAP!!! Razia Miras Gencar Digelar
  • Jembatan Sungai Rungau Amblas, Trans Kalimantan Terancam Lumpuh
  • Satu Warga Diduga Terjangkit Difteri
  • Rancang Pelayanan PKK Berbasis IT
  • Jadi Tempat Tes Kesehatan Cabup
  • Bupati Kobar Serahkan DPA
  • RSCH Pangkalan Bun Luncurkan Website
  • TIBA-TIBA Janin Hilang di Dalam Kandungan???
  • Lapas Perempuan Tiru Pangkalan Bun
  • Polisi Tak Boleh Lengah

BACA JUGA

Sabtu, 30 Desember 2017 10:34

Sentra Gakkumdu Terbentuk

NANGA BULIK â€" Penanganan pelanggaran perkara tindak pidana pada Pemilihan Bupati dan… Sabtu, 30 Desember 2017 10:29

Bebas Narkoba Perlu Aksi Bersama

SUKAMARA â€" Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukamara, H Windu Subagio menegaskan dalam mewujudkan… Sabtu, 30 Desember 2017 10:04

Tahlilan Setiap Bulan di Makam Kiai Gede

KOTAWARINGIN LAMA ⠀" Pengurus makam Kiai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) menggelar… Jumat, 29 Desember 2017 15:41

Sekolah Swasta Juga Dapat

PANGKALAN BUNâ€" Rencana pemberian seragam gratis bagi siswa tidak mampu akan diterapkan pada tahun… Jumat, 29 Desember 2017 15:41

Sekolah Swasta Juga Dapat

PANGKALAN BUNâ€" Rencana pemberian seragam gratis bagi siswa tidak mampu akan diterapkan pada tahun… Jumat, 29 Desember 2017 15:38

Bocah Gizi Buruk Dirujuk

NANGA BULIK â€" Yani, bocah 6 tahun penderita gizi buruk putri dari Antonius ternyata sudah pernah… Jumat, 29 Desember 2017 15:36

Ditjen Dikti Visitasi Politeknik Lamandau

NANGA BULIK â€" Keinginan bes ar Bupati Lamandau untuk mendirikan Politeknik sudah lebih dari tujuh… Jumat, 29 Desember 2017 15:32

Perda dan Perbup Siap Dibuat

SUKAMARA â€" Pengembangan kawasan wisata pantai di Kabupaten Sukamara diharapkan dapat berdampak… Kamis, 28 Desember 2017 16:35

Sebarkan Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru

PANGKALAN BUN - Anggota Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Barat (Kobar)… Kamis, 28 Desember 2017 12:51

Bursa Mobil Bekas Juga Hadirkan Motor Bekas

PANGKALAN BUN - Bursa mobil bekas Minggu (24/12) kembali digelar. Dipenghujung tahun 2017, even… Kobar Terus Perjuangkan Bandara Baru PANTANG MENYERAH!!! Kerja Keras M elawan Abrasi Pantai Kobar Masih Kekurangan Guru Bupati Safari Natal Jalur Sungai Masih Dimanfaatkan Menjelang Natal Kolam Kondusif Banyak Pilihan Tempat Liburan di Kobar Kemenag Tawarkan Umrah Rp 22 Juta AWAS!!! Wabah DBD Masih Menghantui Tahun Depan, Pemkab Tambah Modal PDAM
  • Nakhoda dan ABK Kirana I Tes Urine
  • Mantap Jiwa !!! 2017, Polda Ungkap 2.346 Kasus
  • MANTAP!!! Razia Miras Gencar Digelar
  • Alhamdulillah...Bocah Penderita Marasmus Ikuti Pemulihan Gizi
  • Jembatan Sungai Rungau Amblas, Trans Kalimantan Terancam Lumpuh
  • Bupati Instruksikan Percantik Lingkungan
  • Buaya Mengganas, Warga Diminta Waspada
  • Sekolah di Pedalaman Perlu Diperhatikan
  • Lirik Lahan Tidur untuk Usaha Produktif
  • Dewan Dukung Pembangunan Taman Budaya
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Warta 24 Lamandau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »