Dana Kas Daerah Rp 35 Miliar Lenyap, Pemkab Katingan Lapor Polisi - Warta 24 Kalimantan Tengah
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dana Kas Daerah Rp 35 Miliar Lenyap, Pemkab Katingan Lapor Polisi

Dana Kas Daerah Rp 35 Miliar Lenyap, Pemkab Katingan Lapor Polisi

Handout : Kurnia Tarigan Bupati katingan menunjukkan surat laporan ke Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah.������������������������������������������������������…

Dana Kas Daerah Rp 35 Miliar Lenyap, Pemkab Katingan Lapor Polisi

Bupati katingan menunjukkan surat laporan ke Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah.Handout : Kurnia Tarigan Bupati katingan menunjukkan surat laporan ke Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah.

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Dana Kas Daerah Pemerintah Kabupten Katingan, Kalimantan Tengah, sebesar Rp 35 miliar lenyap pada salah satu bank di Jakarta.

Hal itu terungkap setelah pergantian Bupati Katingan Ahmad Yantengli yang terlibat dalam skandal kasus asusila pada bulan Juni yang lalu. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah, Selasa (5/12/2017).

Lenyapnya dana kas d aerah Kabupaten Katingan Rp 35 miliar sejak 3 tahun lalu itu terungkap setelah bupati pengganti Ahmad Yantengli, Sakariyas melakukan inventaris seluruh aset Pemerintah Kabupaten Katingan.

Bupati Sakariyas mengatakan, pihaknya menemukan kejanggalan dalam laporan kas daerah yang menjadi selisih lebih perhitungan anggaran (Silpa) di catatan keuangan daerah sebesar Rp 100 miliar. Namun setelah ditelusuri, keberadaan dana tersebut malah semakin tidak jelas.

“Dana awal Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan yang tidak jelas itu sebesar 100 miliar, kami melakukan upaya penelusuran terkait dana tersebut, akhirnya ditemukan ada 9 sertifikat senilai Rp 100 miliar yang didepositokan pada 2 bank di Jakarta. Namun 6 sertifikat senilai Rp 65 miliar sudah masuk ke kas dearah dan sudah menjadi Silpa. Tapi justru 3 sertifikat senilai Rp 35 miliar yang tidak tau ke mana dananya, apalagi bunga depositonya semakin tidak jelas," kata Sakariyas.

Baca juga : Dilengser kan karena Selingkuh, Eks Bupati Katingan Dukung Istrinya Ikut Pilkada

Dia mengatakan sudah pernah menyurati, bahkan datang langsung ke salah satu bank di Jakarta untuk mencari tahu soal 3 sertifikat deposito atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan yang ada pada bank tersebut.

"Tapi malah kita tidak dilayani dengan alasan yang tidak jelas," katanya kepada Kompas.com di kantornya, Selasa (5/12/2017).

Sakariyas menambahkan, temuan ini sudah dilaporkan ke Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah. Pihaknya menduga ada upaya penggeleapan dana kas daerah sebesar Rp 35 miliar.

Dia berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus lenyapnya Rp 35 miliar dana kas daerah milik Pemerintah Kabupaten Katingan.

Baca juga : Pansus DPRD Katingan Panggil Bupati Katingan soal Kasus Perzinaan

Ketua DPRD Katingan Ignatius L Mantir juga sudah lama mempertanyakan masalah Silpa kas daerah yang tidak jelas keberadaannya sejak tahun 2014 lalu. Status Silpa dana kas daerah tersebut diakui oleh bupati yang lama berada di deposito, namun hingga kini tetap saja tidak jelas.

“Anggaran kas daerah tersebut harus kembali masuk ke Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Katingan, yang sudah tercatat menjadi Silpa dalam catatan aset dan keuangan Pemerintah Kabupaten Katingan. Apabila hingga bulan Januari 2018 mendatang masih saja tidak jelas, maka DPRD Katingan akan membentuk pansus untuk menelusuri lenyapnya dana kas daerah Kabupaten Katingan sebesar RP 35 miliar tersebut," katanya saat didatangi Kompas.com di kantornya, Selasa (5/12/2017).

Kompas TV DPRD Kabupaten Katingan menggelar rapat internal untuk membahas keluarnya surat keputusan Menteri Dalam Negeri.

Terkini Lainnya

Pelatih Olahraga Disabilitas Timba Ilmu Jelang Asian Para Games 2018

Pelatih Olahraga Disabilitas Timba Ilmu Jelang Asian Para Games 2018

Olahraga 07/12/2017, 00:31 WIB Militer Korea Selatan akan Bentuk Unit Tempur Pesawat Nirawak

Militer Korea Selatan akan Bentuk Unit Tempur Pesawat Nirawak

Internasional 06/12/2017, 23:55 WIB Wanita Ini Jatuh Cinta pada Lampu Gantung Antik Miliknya

Wanita Ini Jatuh Cinta pada Lampu Gantung Antik Miliknya

Internasional 06/12/2017, 23:34 WIB Oknum Polisi Ancam Wartawan dan Rusak Kios di Timika

Oknum Polisi Ancam Wartawan dan Rusak Kios di Timika

Regional 06/12/2017, 23:27 WIB Wiranto Minta Rotasi 85 Perwira Tinggi TNI Tak Diributkan

Wiranto Minta Rotasi 85 Perwira Tinggi TNI Tak Diributkan

Nasional 06/12/2017, 23:12 WIB Beredar Pesan Singkat Keripik Jamur Mengandung Narkoba, Polisi Sebut Itu Bukan Hoaks

Beredar Pesan Singkat Keripik Jamur Mengandung Narkoba, Polisi Sebut Itu Bukan Hoaks

Regional 06/12/2017, 23:12 WIB Tiga Bocah Hanyut di Sungai Progo, 1 Tewas dan 2 Hilang

Tiga Bocah Hanyut di Sungai Progo, 1 Tewas dan 2 Hilang

Regional 06/12/2017, 22:59 WIB Marsekal Hadi Tjahjanto: Syukur Alhamdulilah...

Marsekal Hadi Tjahjant o: Syukur Alhamdulilah...

Nasional 06/12/2017, 22:58 WIB Tokyo akan Gelar Latihan Evakuasi dan Simulasi Serangan Nuklir

Tokyo akan Gelar Latihan Evakuasi dan Simulasi Serangan Nuklir

Internasional 06/12/2017, 22:55 WIB Mirip Orang Kesurupan, Pelajar SMP di Temanggung Ketahuan Konsumsi Pil PCC

Mirip Orang Kesurupan, Pelajar SMP di Temanggung Ketahuan Konsumsi Pil PCC

Regional 06/12/2017, 22:45 WIB Pedagang Pasar Tradisional Pasar Minggu Segera Direlokasi

Pedagang Pasar Tradisional Pasar Minggu Segera Direlokasi

Megapolitan 06/12/2017, 22:45 WIB DKI Perlu Perhatikan Ini Sebelum Rumuskan 'Jakarta Underground Government'

DKI Perlu Perhatikan Ini Sebelum Rumuskan "Jakarta Underground Government"

Megapolitan 06/12/2017, 22:35 WIB KPK Akan Beberkan Pihak yang Diuntungkan dalam Kasus E-KTP

KPK Akan Beberkan Pihak yang Diuntungkan dalam Kasus E-KTP

Nasional 06/12/2017, 22:34 WIB Tim Malaysia Tidak Ingin Dipermalukan

Tim Malaysia Tidak Ingin Dipermalukan

Olahraga 06/12/2017, 22:29 WIB Limbah Medis Berserakan di Tempat Pembuangan Sampah di Cirebon

Limbah Medis Berserakan di Tempat Pembuangan Sampah di Cirebon

Regional 06/12/2017, 22:29 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Katingan

Tidak ada komentar