Gara-gara sering keluar rumah, Zubaidah dibunuh suaminya - Warta 24 Kalimantan Tengah
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gara-gara sering keluar rumah, Zubaidah dibunuh suaminya

Gara-gara sering keluar rumah, Zubaidah dibunuh suaminya

Merdeka > Peristiwa …

Gara-gara sering keluar rumah, Zubaidah dibunuh suaminya

Merdeka > Peristiwa Gara-gara sering keluar rumah, Zubaidah dibunuh suaminya Selasa, 5 Desember 2017 13:15 Reporter : Irwanto Ilustrasi Perampokan dan Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Diduga cemburu kerap keluar rumah, Reka Suanta (33) nekat menghabisi nyawa istrinya, Zubaidah (29), secara sadis. Petani itu menusuk korban beberapa kali dan menyayat tubuh korban hingga t ewas.

Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (4/12) pukul 20.00 WIB. Pelaku akhirnya diringkus polisi dalam pelarian tak jauh dari rumahnya beberapa saat untuk kejadian.

Pembunuhan sadis itu diduga bermotif cemburu. Pasalnya, korban kerap keluar rumah tanpa sepengetahuan pelaku, bahkan pernah tak pulang-pulang beberapa hari.

Begitu korban kembali ingin pergi, pelaku melarangnya karena cemburu dan takut istrinya tak lagi pulang. Korban ngotot dengan kemauannya. Pelakunya pun mengunci pintu rumah hingga terjadilah cekcok.

Adu mulut itu pun akhirnya membuat pelaku tak bisa mengendalikan emosi. Dia berlari ke dapur untuk mengambil pisau sepanjang 15 sentimeter dan langsung menusukkan ke punggung istri.

Tanpa ampun, pelaku menghujamkan pisau ke dada dan punggung korban berkali-kali. Bahkan, pelaku menyayat leher dan tangan saat korban tak bisa lagi melawan. Korban tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan dan meninggalkan dua orang anak.

Mendapat kabar itu, polisi langsung bergerak cepat. Setelah mengantar jenazah korban ke puskesmas, petugas mencari keberadaan pelaku. Alhasil, pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Wahyu Setyo Pranoto melalui Kapolsek Muara Beliti AKP Tri Sopa mengungkapkan, tersangka kesal karena istrinya selalu pergi dari rumah dan pernah sampai tak pulang. Saat dicegah, korban membantah sehingga keduanya cekcok mulut.

"Korban cuma ingin keluar rumah saja, bukan karena ada laki-laki lain. Mungkin tersangka cemburu atau takut kehilangan istrinya, akhirnya dia emosi dan membunuh," ungkap Tri Sopa saat dihubungi merdeka.com, Selasa (5/12).

Kini, tersangka masih dalam pemeriksaan intensif penyidik di Mapolsek Muara Beliti.

"Untuk pasal yang dikenakan masih dalam proses, penganiayaan menyebabkan korban meninggal atau pembu nuhan," pungkasnya. [cob]

Baca Juga:
Sudah kantongi identitas, polisi buru pembunuh Siti Nurhayati8 Saksi diperiksa terkait kematian wanita muda di Tangerang SelatanBunuh tunangan, Asworo dituntut hukuman matiPolisi buru pacar diduga pembunuh wanita muda di Tangerang Selatan10 Orang diduga terlibat pembunuhan jurnalis Malta ditangkap
Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Pembunuhan Sadis
  3. KDRT
  4. Muara Beliti Musi Rawas
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Pulang Pisau

Tidak ada komentar