Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp ... - Warta 24 Kalimantan Tengah
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp ...

Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp ...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Pulang Pisau Otto Patriawan mengaku pernah menerima uang Rp 800 juta yang tersim…

Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp ...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Pulang Pisau Otto Patriawan mengaku pernah menerima uang Rp 800 juta yang tersimpan dalam kartu ATM.

ATM tersebut diberikan oleh Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan.

Hal itu dikatakan Otto saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/12/2017). Dia bersaksi untuk terdakwa Adi Putra Kurniawan yang didakwa menyuap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono.

"Saya dikasih kartu ATM dan buku tabungan. Katanya, ini untuk operasional," ujar Otto kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(Baca juga : Direktur di Ditjen Hubla Mengaku Diberikan ATM Berisi Rp 88 Juta)

Awalnya, pada Mei 2016, PT Adhiguna Keruktama mengikuti lelang proyek pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Pulang Pisau Kalimantan Tenga h pada KSOP Kelas V Pulang Pisau TA 2016.

Kemudian, perusahaan itu mengikuti lelang proyek pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Samarinda Kalimantan Timur pada KSOP Kelas II Samarinda TA 2016.

(Baca juga : Kasus Suap Dirjen Hubla, KPK Panggil Mantan Menhub Ignasius Jonan)

PT Adiguna Keruktama dimenangkan dalam kedua lelang proyek. Adapun, Otto merupakan kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam proyek tersebut.

Menurut Otto, pada Juni 2016, Adi Putra mendatanginya dan menyerahkan kartu ATM berisi saldo Rp 800 juta. Meski demikian, Otto baru menggunakan uang Rp 200 juta dari kartu ATM tersebut.

Selain digunakan untuk biaya operasional pribadi, Otto juga memberikan sebesar Rp 150 juta kepada Sapril Imanuel Ginting selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). Sementara, sisanya sebesar Rp 450 juta masih ada di rekening bank.

Berita Terkait

Kasus Suap Dirjen Hubla, KPK Periksa Sekretaris Pelindo II

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Dirjen Hubla Tonny Budiono

Penyuap Dirjen Hubla Gunakan Istilah "Kalender", "Telur Asin", dan "Sarung"

Komisaris PT Adhiguna Keruktama Didakwa Menyuap Dirjen Hubla Rp 2,3 Miliar

Dirjen Hubla Terima Suap melalui Kartu ATM yang Identitasnya Palsu

Terkini Lainnya

Petugas Transjakarta Laporkan Dewi Perssik ke Polisi

Petugas Transjakarta Laporkan Dewi Perssik ke Polisi

Megapolitan 04/12/2017, 13:09 WIB Pimpinan Dewan Pakar Golkar Nilai Airlangga Hartarto Cocok Pimpin Golkar

Pimpinan Dewan Pakar Golkar Nilai Airlangga Hartarto Cocok Pimpin Golkar

Nasional 04/12/2017, 13:07 WIB Begini Spanduk Dukungan untuk Budi Waseso pada Pilkada Jateng

Begini Spanduk Dukungan untuk Budi Wase so pada Pilkada Jateng

Regional 04/12/2017, 13:07 WIB Panik Ada OTT KPK, Pejabat Kemenhub Buang Kartu ATM ke Sungai

Panik Ada OTT KPK, Pejabat Kemenhub Buang Kartu ATM ke Sungai

Nasional 04/12/2017, 13:05 WIB Diajukan Sebagai Panglima TNI, Ini Harta Kekayaan Hadi Tjahjanto

Diajukan Sebagai Panglima TNI, Ini Harta Kekayaan Hadi Tjahjanto

Nasional 04/12/2017, 13:02 WIB Melihat Hubungan Golkar dan Istana...

Melihat Hubungan Golkar dan Istana...

Nasional 04/12/2017, 13:00 WIB Melihat Batik Karya Ibu Rumah Tangga Rusun Marunda

Melihat Batik Karya Ibu Rumah Tangga Rusun Marunda

Megapolitan 04/12/2017, 12:55 WIB Ada Sayembara, Sandiaga Tak Masalah Aturan soal Pantofel Tak Berubah

Ada Sayembara, Sandiaga Tak Masalah Aturan soal Pantofel Tak Berubah

Megapolitan 04/12/2017, 12:53 WIB Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp 800 Juta

Kepala Kantor Pelabuhan Pulang Pisau Diberi Kartu ATM Berisi Rp 800 Juta

Nasional 04/12/2017, 12:53 WIB Stadion di Makassar Ambruk, Pejabat Setempat Mengaku karena Faktor Cuaca

Stadion di Makassar Ambruk, Pejabat Setempat Mengaku karena Faktor Cuaca

Regional 04/12/2017, 12:52 WIB Anggota Komisi I Apresiasi Jokowi Tunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I Apresiasi Jokowi Tunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto Calon Panglima TNI

Nasional 04/12/2017, 12:45 WIB Direktur di Ditjen Hubla Mengaku Diberikan ATM Berisi Rp 88 Juta

Direktur di Ditjen Hubla Mengaku Diberikan ATM Berisi Rp 88 Juta

Nasional 04/12/2017, 12:44 WIB Paus Fransiskus Buka Suara tentang Sikap Bungkamnya di Myanmar

Paus Fransiskus Buka Suara tentang Sikap Bungkamnya di Myanmar

Internasional 04/12/2017, 12:26 WIB Dijual, Perempuan Rohingya Jadi Budak Seks di Bangladesh

Dijual, Perempuan Rohingya Jadi Budak Seks di Bangladesh

Internasional 04/12/2017, 12:25 WIB Dugaan Soal Bocor pada Seleksi Panwas di Jatim, Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Dugaan Soal Bocor pada Seleksi Panwas di Jatim, Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Nasional 04/12/2017, 12:21 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Pulang Pisau

Tidak ada komentar