Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal ... - Warta 24 Kalimantan Tengah
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal ...

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal ...

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal Dikandang Sendirian Dalam Rumahnya Nasib memilukan di alami bocah ini. Tinggal sendiri tanpa teman bermain, merupa…

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal ...

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal Dikandang Sendirian Dalam Rumahnya

Nasib memilukan di alami bocah ini. Tinggal sendiri tanpa teman bermain, merupakan aktivitas keseharian Ervan.

Sungguh Pilu, Sudah 2 Tahun Bocah 12 Tahun Ini Tinggal Dikandang Sendirian Dalam RumahnyaIstimewaErvan di balik pagar yang membatasi aktivitasnya.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PALANGKARAYA - Nasib memilukan di alami bocah ini. Tinggal sendiri tanpa teman bermain, merupakan aktivitas keseharian Ervan.

Dari sebuah rumah Jalan Pinguin Raya VI Kelurahan Bukittunggal, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, bocah berusia 12 tahun ini hanya bisa menatap keh idupan di luar rumah melalui bilik jendela tempat tinggalnya.

Ya, sejak dua tahun terakhir Ervan memang tinggal di balik pagar yang dibuatkan oleh sang ayah, Nur Rahman.

Di bagian tengah rumahnya yang disekat, menyisakan ruang sekitar 2x3 meter sebagai tempat bagi bocah ini menjalani kehidupan.

Ervan di balik pagar yang membatasi aktivitasnya.
Ervan di balik pagar yang membatasi aktivitasnya. (Istimewa)

"Kami sidah melakukan pengecekan ke lokasi. Ternyata, Ervan mengalami keterbelakangan mental, sehingga ayahnya terpaksa membuatkan kandang untuk membatasi kegiatannya," ujar Lurah Bukit Tunggal Heri Fauzi kepada Tribunkalteng.com, Jumat (8/12/2017).

Menurut pengakuan sang ayah, Ervan terpaksa dikurung karena seringkali mengamuk dan membanting benda apapun yang a da di dekatnya.

Sebagai orangtua tunggal setelah sang istri telah meninggal dunia sejak beberapa tahun lalu, Nur Rahman pun tidak bisa berbuat banyak.

Sementara hidup dengan pekerjaan serabutan, praktis membuat kehidupan ekonomi keluarganya juga tak menentu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Palangkaraya untuk penanganan Ervan. Dalam hal ini, proses pembuatan BPJS juga sudah kami lakukan, sehingga Ervan bisa ditangani secara medis, termasuk oleh dokter RSJ Kalawa Atei," ujar Heri Fauzi.

Ternyata Dulu Ervan Pernah Alami Kejadian Ini

Halaman selanjutnya 12
Editor: Sesri Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Istri Labrak Suami yang Berduaan dengan Selingkuhan di Hotel, "Abang Tega , Aku Lagi Hamil Bang" Sumber: Google News | Warta 24 Palangka Raya

Tidak ada komentar